Anies Baswedan Menyempatkan Diri Inspeksi Pintu Air Manggarai

anis baswedan

 

Selepas dari acara Mata Najwa jam 11 malam, menyempatkan inspeksi ke pintu air Manggarai. Alhamdulillah kondisinya bersih.

Kita memasuki musim penghujan, setiap hujan lebat di hulu, pintu air Manggarai pasti terima kiriman sampah.

Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan Dinas Sumber Daya Air Prov. DKI Jakarta telah dan terus siaga 24 jam. Setiap harinya ratusan ton sampah diangkut puluhan truk dari pintu air Manggarai, saat hujan lebat membawa sampah malah bisa sampai seribu ton per hari.

Sampah yang diangkut berbagai jenis mulai yang berasal dari alam seperti batang pohon hingga sampah rumah tangga seperti plastik, styrofoam sampai kasur bahkan kulkas. Foto tumpukan sampahnya bisa viral, padahal sampahnya sendiri sudah bersih diangkut setiap hari.

Sayangnya tidak ada yang kembali foto pintu air Manggarai saat bersih, mungkin kurang menarik untuk diberitakan. Kita apresiasi kerja keras para petugas yang bekerja dalam sunyi.

Mari bantu kerja mereka, saling ingatkan teman-teman lain untuk tidak jadikan sungai sebagai tempat pembuangan, karena sungai itu sesungguhnya sumber kehidupan kota.

SBY: Rakyat Ingin Dengar Kebijakan dan Program Prabowo-Sandi

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono meminta pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno fokus untuk memaparkan kebijakan dan programnya kepada masyarakat. Hal itu disampaikan SBY lewat akun Twitter resminya, @Sbyudhoyono, Kamis (15/11/2018). Awalnya, SBY menanggapi pernyataan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Muzani sempat menyebut bahwa SBY berjanji melakukan kampanye untuk Prabowo-Sandi, namun sampai saat ini hal tersebut belum dilakukan. “Sebenarnya saya tak harus tanggapi pernyataan Sekjen Gerindra. Namun, karena nadanya tak baik & terus digoreng terpaksa saya respons *SBY*” tulis SBY.

Daripada menyalahkan pihak lain, SBY mengimbau Partai Gerindra untuk mawas diri. Sebab, mengeluarkan pernyataan politik sembrono justru akan merugikan. “Saya pernah 2 kali jadi Calon Presiden. Saya tak pernah menyalahkan & memaksa Ketum partai-partai pendukung utk kampanyekan saya *SBY*” tulis Presiden keenam RI ini. SBY menegaskan, dalam pilpres, yang paling menentukan adalah sosok capres. Capres adalah ‘super star’. Oleh karena itu, capres harus miliki narasi dan gaya kampanye yang tepat. Baca juga: Jubir Prabowo-Sandiaga Bantah Abaikan Potensi SBY dan AHY “Saat ini rakyat ingin dengar dari Capres apa solusi, kebijakan & program yang akan dijalankan untuk Indonesia 5 tahun ke depan *SBY*” sambung SBY. “Kalau “jabaran visi-misi” itu tak muncul, bukan hanya rakyat yang bingung, para pendukung pun juga demikian. Sebaiknya semua introspeksi *SBY*” tambah dia